Home » » Cara Menghitung Persen Impedansi Transformator (Transformer Impedance)

Cara Menghitung Persen Impedansi Transformator (Transformer Impedance)

Cara Menghitung Persen Impedansi Transformator (Transformer Impedance) - Artikel ini dimaksudkan untuk menjelaskan lebih lanjut terkait postingan sebelumnya yaitu Menghitung Persen Impedansi Sebuah Transformator. Pada artikel ini akan dijelaskan contoh perhitungannya.


Contoh Perhitungan Untuk Mendapatkan Nilai impedansi Transformator 
Lansung saja, Impedansi Transformator sebenarnya adalah perbandingan antara arus saat transformator beroperasi normal dengan keadaan beban penuh atau lebih dikenal dengan istilah Full Load Ampere (FLA) dengan arus yang timbul pada kondisi transformator terhubung singkat.

Rumus untuk Full Load Ampere (FLA)adalah :
  • Untuk Satu phasa
          FLA = (kVA x 1000) / Voltage

  • Untuk Tiga phasa
          FLA = (kVA x 1000) / (Voltage x √3)

  • Dan untuk arus hubungan singkatnya (Short Circuit – SC) , adalah :
          I sc = FLA / Z
          Dimana Z merupakan Impedansi Transformer.


PENGUJIAN HUBUNGAN SINGKAT PADA TRANSFORMATOR

Untuk menentukan nilai impedansi dari sebuah transformer dilakukan pengujian hubungan singkat seperti gambar dibawah ini :





Keterangan :

  1. Sebuah auto transformer yang dapat diatur tegangannnya dihubungkan ke sebuah transformator yang akan di uji.
  2. Sebuah Voltmeter dihubungkan ke sisi Primer transformator
  3. Sebuah Amperemeter terhubung secara seri dengan sisi sekunder dari transformator yang dihubungsingkatkan.
  4. Dimulai dari tegangan 0 V, tegangan pada sisi primer transformator dinaikan dengan mengatur tegangan auto transformator sampai didapatkan pembacaan arus pada Ampermeter disisi sekunder mencapai FLA.
Data tegangan pada sisi primer ketika arus yagn terbaca pada sisi sekunder telah mencapai FLA diperkukan untuk melakukan perhitungan Impedansi Transformator tersebut.

Untuk lebih mudahnya, dapat dilihat pada contoh perhitungan dibawah ini :
Sebuah transformator Tiga Phasa dengan data sebagai berikut :
- kapasitas Transformator 1000 kVA
- Tegangan Pada Sisi Primer : 20 kV
- Tegangan sisi Sekunder : 380 V


Karena Transfomator Tiga Phasa, maka :
- FLA = (kVA x 1000) / (Voltage x √3)
- FLA = (1000 x 1000) / (380 x √3)
- FLA = 1519 A

Misalkan, pada pengujian hubungan singkat seperti gambar diatas, tegangan pada sisi primer ketika arus pada sisi sekunder sudah mencapai 1519 A (FLA) adalah 15 V, maka nilai impedans transformator (Z) adalah :

Z = ( 15 V / 380 V ) x 100%
Z = 0.0395

Impedansi Transformator selalu dinyatakan dalam %, sehingga nilai impedansi dari hasil perhitungan diatas dikali dengan 100%, maka nilai Impedansi Transforamtor adalah :

Z = 0.0395 x 100%
Z = 3.95%

Setelah nila impedansi transfomator telah kita dpatkan, maka untuk menghitung arus hubungan singkat dari transformator adalah :
Isc = FLA / Z
Isc = 1519 / 3.95%
Isc = 38455 A 
Isc = 38,4 kA.

14 komentar:

  1. Bang bisa jelasin gak ..kenapa FLA 1519 A,tiba2 jadi 15 v..terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu sebagai contoh ketika kita melakukan uji hubungan singkat, tegangan yang terbaca ketika arus hubngan itu mencapai FLA

      Delete
    2. Bang nanya serius.. itu maksudnya 15v dilakukan uji hunung singkat pada apa ? Sya ingin mencari MVAsc dari sumber generator 802MVA 22.8kV dan Travi 54MVA 10.5kv IZ:12.5%

      Delete
    3. Oh ya bang Isc travo 23.7536A

      Delete
    4. Yg 15V itu contoh untuk melakukan uji hubung singkat pada trafo...
      Ketika sisi sekunder kita short dan ketika arus sekunder sudah mecapai FLA maka tegangan terbaca adalah 15V disisi Primer.

      Tujuannya untuk mengetahui berapa nilai %impedansi dari trafo tersebut.

      Demikian, semoga membantu

      Delete
    5. Terimakasih Admin ini artikel yang bermanfaat.

      Delete
  2. terimakasih atas share ilmunya gan,,

    ReplyDelete
  3. bang minta penjelasan bagaimana mendapat angka 1519A

    ReplyDelete
  4. 1519A merupakan arus full load untu trafo 1000 kVA.
    S = V3 .V.A
    A = S/V
    A= 1000. k / ( V3 . 380 )
    A = 1519 A

    ReplyDelete
  5. Bisa bantu jawab ga bang,jika ad beban 1MVA.bagaimana menentukan 2 buah trafo ini mampu melayani bebam di atas. Trafo 1 : S = 800 kva, z= 5%
    Trafo 2 : S = 400 kva, z = 4%

    ReplyDelete
  6. Berarti kedua trafo tersebut diparalel untuk menyuplai beban 1 MVA.
    Trafo 1 akan terbebani sebesar 615 kVA
    Trafo 2 akan terbebani sebesar 385 kVA
    Melihat kapasitas trafo 2 adalaj 400 kVA, dan dibebani sebesar 385 kVA maka trafo 2 akan terbebani sebesar 96%.

    ReplyDelete
  7. Min tolong jelaskan cara untuk mendapatkan nilai tegangan ketika beban dalam keadaan penuh atau full load, karena kalo cuma dimisalkan nilainya tiba-tiba 15 v jadi tanda tanya atau pertanyaan lagi, terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu tegangan yang terbaca pada waktu pengujian, dimisalkan disana 15 V, bisa saja pada alat nilainya berbeda.
      Jadi itu adalah besarnya tegangan yang terbaca ketika arus mencapai FLA.

      Delete
  8. Yuk Coba Keberuntunganmu Hari ini... Join Disini Sekarang Bandar Taruhan Sabung Ayam Online Terbaik di Indonesia, Kunjungi Website Kami Di Klik Disini dan Dapatkan Bonus Terbaru 8X 9X 10X win klik disini untuk mendapatkan akun Sabung Ayam anda dan Bonus Berlimpah.

    ReplyDelete